KATANYA AZHARY!?
"KATANYA AZHARY" DARI SISI MANA!!??
Teringat pertanyaan kemarin, "KAMU KANGEN ng sih dengan #Azhary_DULU (Masisir_Dulu)? Tanyanya.
Masisir yang bagaimana nih maksud loh?
"IYA, Masisir yang masih tau aturan bersikap dan batasan ikhtilat seperti dulu. #Sekarang sudah berubah yah!? Katanya mereka #Azhary Tapi Kelakuannya?! Nih gue kasi contoh : Campur Baur Cewek Cowok dengan sejuta alasan pastinya hanya karena mereka sudah ada pengetahuan sedikit, Seenak jidanya mereka ngakal-ngakalin semuanya seakan akan serba bisa.
#Mereka semua itu tau ng sih?! Ulama-Ulama terdahulu itu masih berbeda pendapat dengan ketat hanya dalam masalah "Boleh tidaknya Cwe Cwo campur baur dalam MAJELIS ILMU?
Ini majelis loh dzul yah?
Coba bayangin ajah #Masisir kita sekarang?!
Apa bedanya kita dengan Mahasiswa Indonesia misalnya?!
Kelakuan ajah hampir sama Dzul, mulai dari Sholat-lah, Rokok-lah, Pacar-Pacaran, Jalan-Jalan bareng, sampai Nge-Date Loh?! #Tau_Ng_Alasannya?
* #Silaturahim di Kambing hitamkan coi.
* #Toleransi senjata andalan mereka banget.
#Seharunya mereka tau, #Hukum itu bukan sesuai SELERA, mana yang enak buat Loh itu yang Loh pilih?!.
Dan liat nih yah, Ketika Gue ngomong seperti itu malah dituduh #terlalu_tekstual segala macam-lah.
Padahal mereka yang harus ngerti Mana batasan Silaturahim Cwe dan Cwo?! Mana juga Dhobit hal" yang boleh diToleransi.
Yahhh, Hal-Hal yang Gue sebutin tadi #Tidak kamu dapatin Di #Azhary (Masisir) DULU.
*Aku hanya bisa terdiam, merenungi perkataan itu dan memang itu Realita yang kuliat...
"Kalau-pun aku sadar, apakah aku punya hak untuk memaksa orang percaya terhadap persepsiku? Kurasa tidak" Bisikku dalam hati.
Komentar
Posting Komentar